Apa impianmu?

Posted on 15/03/2009

2


Coba pikirkan, hal kecil apa yang seringkali menjadi awal mula perubahan hidup seseorang…??Jawabannya adalah sebuah “impian”. Sadar atau tidak sadar impian adalah langkah pertama menuju tujuan. Logikanya bagaimana mungkin kita mewujudkan impian jika kita sendiri tidak punya impian..!!

Aku jadi ingat beberapa waktu yang lalu aku pernah mendapat kiriman sms dari temanku.. jadi begini, kebiasaan temanku itu setiap paginya, dia pasti selalu mengirimkan pesan yang berisi kata-kata yang membangun/memberi semangat. Namun dari kesekian banyak kiriman pesan darinya, aku paling tertarik dengan pesan yang isinya itu tentang hukum daya tarik “Like attrack Like”, yang artinya begini sesuatu akan menarik sesuatu yang mirip dengannya. Jadi saat kita memikirkan sesuatu, dikatakan bahwa kita sedang menarik sesuatu itu ( impian ) kearah diri kita, wuihh… dan Orang-orang yang meyakini seluruh mimpi-mimpinya, maka seluruh alam semesta ini akan membantu dalam mewujudkan mimpi-mimpi itu menjadi kenyataan. Apa mimpimu? yakinilah itu!!!

Mmm..selain itu aku juga ingat kehidupan yusuf, sang pemimpi dan penafsir mimpi ( read: Kej ), Disitu di ceritakan bagaimana Tuhan memberikan karunia mimpi kepada Yusuf, tapi jangan dikira itu hanya sekedar mimpi aja ya. Jadi kalau jaman dahulu ( jaman Kitab P. Lama ) mimpi itu seperti sebuah petunjuk yang akan di alami oleh seseorang/suatu bangsa ). Dan disitu diceritakan bagaimana Yusuf bermimpi bahwa ia diberi jubah yang indah dan megah oleh raja bahkan sampai-sampai matahari, bulan, dan bintang pun sujud menyembah kepadanya. Namun ketika saudaranya mendengar cerita tentang segala mimpi-mimpinya mereka menjadi membenci bahkan mengusir yusuf. Hingga pada akirnya ia dijual ke bangsa Mesir, namun karena hikmat yang yusuf miliki ia mampu bertahan, lebih-lebih ia tetap bersinar di masa-masa kehidupannya yang kelam. Yusuf menjadi kepercayaan Raja Mesir karena mampu menafsirkan mimpi dari raja Mesir itu. Kita bisa lihat bukan apa yang terjadi, bukankah mimpi itu jadi kenyataan. Justru malah keadaan yang tidak mengenakkan lah yang membawa yusuf berjalan mendekati impiannya. Bahkan ketika seluruh bangsa di jaman itu mengalami 7 th masa kelaparan, namun tempat dimana yusuf tinggal itu justru mengalami masa kelimpahan(kuncinya : karna Yusuf disertai Tuhan&ia sanggup bertahan).

Jadi dari sini kita bisa ambil intinya bukan, orang yang mengalami kesuksesan dalam hidupnya itu karena orang tersebut mempunyai impian, jadi dia tau apa yang harus dia lakukan untuk mencapai titik tertinggi dalam hidupnya,ya..meskipun kadang mungkin ada beberapa orang disekililing kita yang justru malah mematahkan semangat kita. Tapi dari situ kita justru harus buktikan bahwa kita pasti bisa, gag ada yang gag mungkin kalo kita punya tekad,usaha untuk berkembang, dan yang pasti jangan sia-sia kan kesempatan atau harapan sekecil apapun yang Tuhan berikan.

Memang ga mudah, karna kadang kala kita sudah berusaha tapi kalau memang Dia belum ijinkan itu terjadi/kita miliki, ya sama saja (berarti kita harus tanyakan dulu apakah harapan kita itu sesuai dengan kehendakNya dalam hidup kita). Mmm..seperti yang kita tau juga bahwa untuk mencapai sesuatu yang kita harapkan itu membutuhkan yang namanya “proses”, dalam proses itulah kita dibentuk/diubah, dan pastinya dalam proses itu kita akan mengalami buannyak hal-hal yang tidak mengenakkan: butuh pengorbanan, kesabaran extra, dan konflik itu pasti terjadi. Itulah kenapa orang lebih memilih untuk melalui hidup yang biasa saja tanpa mimpi, atau sebenarnya dia punya mimpi tapi takut untuk mendapatkannya karena dia berfikir itu sulit diraih/tidak mungkin terjadi, keadaan-situasi tidak mendukung, kuatir kalo hasilnya justru malah buruk dan tidak seperti yang diharapkan atau karna alasan lainny,  padahal kalo dipikir belum tentu juga kan hal-hal buruk yang dikuatirkan itu terjadi. 92% kekuatiran manusia itu tentang keadaan yang tidak nyata/belum tentu terjadi/belum pasti, dan yang 8% kekuatiran manusia itu baru pada keadaan yang memang nyata. (padahal aku juga sering kayak gitu, kuatir dengan hal-hal yang belum pasti terjadi), jadi yang 92% kekuatiran kita itu pada hal-hal yang sia-sia..!!  intinya 92% kekuatiran kita itu justru menjadi penghambat kemajuan kita. Lalu mana yang kamu mau pilih??

Posted in: Faith, Life