“We Can Believe in”

Posted on 08/04/2009

2


Tanggal 9 besok kita nyontreng, mau pilih yang mana..??Belum ada pikiran..? meskipun para calegnya uda pada gembar-gembor dengan misi&visinya, tapi tetep aja bingung, maklumlah ini baru yang pertama kali. Sedangkan dari observasiku, tanya sana-sini sepertinya mereka juga tidak terlalu ribet memikirkan hal itu. Okelah.. berharap semoga kita bisa memilih seorang pemimpin yang tepat untuk negri ini, yang janji-janjinya bisa dipegang dan gag hanya dimulut saja.

pemilu1

Bicara tentang Pemimin yang tepat, jadi inget beberapa waktu yang lalu, lagi surfing situs wikipedia  dan baca-baca tentang profilnya Barack Obama. Banyak hal yang ada dipikiran ku,  yang belum pernah aku tau sebelumnya. Aku tertarik dengan profil kehidupannya, maksudnya bukan tertarik dengan segala hal yang sudah dia dapatkan saat ini, tapi aku lebih tertarik dengan perjalanan hidupnya, dengan segala hal sulit yang dia lalui namun dia masih tetap bisa bertahan bahkan dia mampu menunjukkan prestasinya yang luar biasa, yang orang lain belum tentu bisa melakukannya.

Bisa kita lihat bahwa sebelumnya dia hanyalah orang biasa, namun obama memiliki pengalaman-pengalaman yang luar biasa yang menjadikan dia saat ini berkuasa.”Sebuah keadaan yang tidak nyaman, ia justru bersinar”, menurutku ini merupakan sebuah kalimat yang tepat untuk menggambarkan kehidupannya (hihihi..sok tau nih!) tapi menurutku emang bener, aku salut banget!

Mau tau kenapa..??

Obama tidak hidup dalam masa kecil yang membahagiakan, bisa dibilang ia justru bertumbuh dalam keluarga broken home (Obama Profil)

Bisa kubayangkan bagaimana masa-masa sulit yang dilalui Obama, bukan hal yang mudah; rasa tertekan, kehilangan, dan yang pasti dia tidak tau arah. Sampai-sampai dalam pidato nya dia mengakui bahwa kokain, minuman keras pun pernah menjadi teman pelipur laranya ketika melewati masa-masa sulit itu. Hingga pada akirnya dia sadar bahwa itu semua hanya akan membuat hidupnya semakin hancurObama said "Kita Pasti Bisa". Obama memutuskan untuk kembali lagi bekerja keras, menggapai setiap mimpi-mimpinya, dia melanjutkan sekolahnya di Los Angeles, dan melalui perjalanan hidup yang panjang hingga akirnya kemampuan dan prestasi yang dia miliki membawanya berani untuk mencalonkan diri dalam pemilu di Amerika Serikat, visi yang dimiliki Obama : “Change We Can Believe In”.

“Change We Can Believe In”, Kalau dibaca mungkin kata-kata ini terlihat biasa saja, namun kalimat ini pasti sangat berdampak dalam diri Obama, dia berani berkata “Change we can believe” karena dia meyakini penyertaan God didalam hidupnya.

Allright..sesulit apapun hal-hal yang kita lalui harus percaya kalo kita pasti bisa melewatinya. Semakin banyak kita berkata bisa secara tidak langsung hal itu akan mendorong kita untuk terus berjuang, anggap saja itu adalah sebuah kata yang menguatkan daripada berkata tidak bisa (bukankah itu terlihat seperti sebuah kata yang melemahkan, kata yang membuat kita kelihatan bodoh).

Namun pada kenyataannya memang kebanyakkan orang tidak dapat menghadapi sesuatu ketika diberi kesempatan karena mereka sering berkata tidak bisa sebelum mencobanya, padahal kalo dipikir-pikir bukankah kita diberikan kemampuan untuk menyelesaikannya, ini disebabkan oleh faktor kekuatiran, takut kalau-kalau..(nah kata-kata ini yang sering ada dipikiran kita..!! (kadang aku juga kyak gitu sih).Sebenarnya logikanya segala sesuatu sebenarnya bisa kita selesaikan kalo kita percaya.

Kembali lagi ke Obama, Coba kita belajar dari kehidupannya, Meski dalam keadaan sulit sekalipun dia tidak menyerah dan tetap berfikir mampu untuk menghadapi tantangan, masalah sulit yang dilewatinya. Ia tetap tegar, berjuang, dan sampai akirnya dia mencapai puncak tertinggi dari kehidupannya yang menghasilkan keberhasilan. Kekurangan yang ia miliki (latar belakang keluarga yang tidak utuh,kulitnya yang item) tidak menjadi penghalang baginya untuk maju. Dan yang pasti jabatannya sebagai presiden di AS membuktikan bahwa sekarang sudah tidak ada lagi yang namanya “diskriminasi kulit item”. Berarti Obama membawa pengaruh dan dampak yang besar bukan..??

Untuk negri ini, meskipun kita sedang ada dalam kondisi yang tidak baik (Penganguran, kejahatan meraja lela, krisis, bencana, korupsi dimana-mana, moral anak bangsa yang bobrok), melalui pemilu kali ini mari kita berdoa semoga pemimpin yang kita pilih nanti juga mampu membawa kita menuju perubahan yang lebih baik lagi, eh…salah..salah..bukannya semoga tapi memang harus. “We Can Believe in”, yakin kalo negri kita pasti bisa…!!!Ya,, pemimpin yang kita pilih nanti, pasti bisa membawa negri ini menuju perubahan yang jauh lebih baik lagi…

Posted in: Life