Dream with your feet

Posted on 30/01/2012

0


“kau tau apa yang aku rasakan ketika berdiri di depan cermin dengan menggenakan sepatu balet?  itu seperti sebuah dunia yang membawaku dan menyihirku mencintai setiap lompatan dan jemari lentik seorang penari”

aku suka menari, aku suka ketika Dia melihatku menari.  Menari membawaku berimajinasi untuk mengekspresikan rasa cintaku kepadaNya melalui setiap  lompatan dan gerakan.

ketika aku menari aku membayangkan bahwa aku adalah seorang putri yang menari dihadapan Rajanya. Sang Raja yang sangat mengasihi putrinya sehingga putri Nya selalu rindu memberikan tarian yang terbaik untuk Rajanya.

yang aku tau, bagi-Nya tidak penting seberapa hebat aku menari atau seberapa gemulai tubuhku meliuk. Karena yang jauh lebih penting bagi-Nya adalah aku mempersembahkan tarianku untuk-Nya dengan segenap hati dan jiwaku karena aku mengasihi-Nya.

Dia mau supaya aku tidak hanya mengerti soal tubuh yang lentur, bagaimana teknik mengunci badan, bagaimana tubuh harus selalu tegak, bagaimana posisi kaki yang benar ketika berdiri, atau bagaimana menghafalkan setiap gerakan dan lompatan.

Dia mau supaya aku menari dengan segenap hati dan jiwaku. Dia berkata ” jika kamu menari tidak dengan segenap hati dan jiwamu maka tarianmu itu sama sekali tidak tampak anggun, menarilah dengan cinta karena keindahan tarian terletak dari caramu membuat jiwamu bebas mengekspresikan isi hatimu bahwa kamu mengasihi Aku”.

Satu lagi, Dia mau supaya aku menari didalam roh dan kebenaran. Bukan untuk kesombonganku bahwa aku bisa atau pandai menari. Tapi sungguh karena satu alasan, yaitu “karena aku mengasihiNya”

“Dengan sukacita aku akan memuji Dia, aku akan memukul rebana dan menari-naridihadapan Tuhan dengan sekuat tenaga, sebab hatiku kagum akan kebesaran-Nya, dan jiwaku bersorak sorai karena kasih-Nya”

by: febe

Posted in: Life