Trip to Bangkok

Posted on 24/08/2015

0


Sawadikaaaaaa.. Sabai dee mai krab? (ini merupakan ucapan salam dalam bahasa Thai) dimana Bangkok adalah ibu kota dan kota terbesar di negara tersebut. Kota ini terletak di tepi barat Sungai Chao Phraya, dekat Teluk Thailand. And…. Taraaa.. once again God, i’m so thankful. Hihihi..

Jadi ceritanya beberapa hari yang lalu saya berkesempatan untuk mengunjungi kota ini bersama pimpinan dan beberapa rekan-rekan saya. So.. disini saya akan share tentang perjalanan kami dan beberapa tempat yang sempat kami kunjungi, langsung saja yaa :)

Prepare

Of course.. sebelum kalian pergi kesuatu tempat, hal yang harus kalian lakukan adalah mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan seperti: rencana perjalanan beserta segala informasi tentang tempat tersebut, tiket pesawat, paspor, mata uang negara tujuan, koper, hal2 yang harus dibawa dan diperhatikan, dll.

Start from Adisucipto International Airport

Perjalanan dimulai dari kota kami tercinta yaitu Yogyakarta, kami berangkat dari Bandara Adisucipto pada pukul 06.50 menggunakan Lion JT561 Jogja menuju ke Jakarta untuk transit disana terlebih dahulu. Kenapa harus transit dahulu di Jakarta? karena dapatnya tiket dan promo tournya begitu.

Transit at CGK Airport

Setelah sampai Jakarta pada pukul 08.05 kami mengurus proses check in, bagasi, & imigrasi kemudian dari Jakarta ke Bangkok kami menggunakan Air Asia QZ 256. Penerbangan dari Jakarta ke Bangkok membutuhkan waktu sekitar 4 jam.

Welcome to Don Mueang

Penerbangan dari Jakarta pukul 12.45 dan kami sampai di Don Mueang sekitar pukul 17.30. Don Mueang merupakan Bandara Internasional lama di Bangkok yang juga dianggap sebagai salah satu bandara internasional tertua di dunia. Sekilas info saja, selain Don Mueang di Bangkok ada bandara baru bernama Suvarnabhumi yang katanya selain modern dan megah dengan desain minimalis juga bersih dan menyenangkan serta petunjuk disetiap lantainya sangat jelas. Lalu kenapa kami mendaratnya di Don Mueang? karena dapat tiketnya mendarat disitu ~

Setelah tiba di Don Mueang kita disambut shutle bus untuk kemudian makan malam bersama dan dilanjutkan dengan mampir ke Asiatique Riverfront.

Asiatique Riverfront

Asiatique The Riverfront awalnya adalah dermaga kapal laut yang terletak di tepi Sungai Chao Praya dimana sekarang berubah menjadi sebuah mall terbuka. Luasnya sekitar 4.8 hektar dan memiliki seribu lebih toko mulai dari outlet barang branded, sampai produk lokal yang murah meriah, lucu-lucu, dan menggoda untuk belanja.

Di Asiatique The Riverfront juga ada banyak restoran yang menyediakan makanan enak. Mau makan makanan Asia sampai Western, semuanya ada, lengkap, tinggal pilih sesuai selera. Hal seru lain yang bisa dilakukan di Asiatique The Riverfront yaitu melihat pertunjukan Calypso Cabaret atau naik Ferris Wheel. Calypso Cabaret adalah pertunjukan kabaret yang diperankan oleh para ladyboys. Sedangkan Ferris Wheel adalah biang lala tertinggi di Thailand, yang tingginya mencapai 60 meter.

Kebanyakan toko dan restoran di Asiatique The Riverfront ini buka mulai jam 5 sore sampai tengah malam. Jadi jangan lupa masukan Asiatique The Riverfront sebagai tempat untuk dikunjungi saat malam hari jika traveling ke Bangkok.

Alamat Asiatique The Riverfront ada di Charoen Krung Road, Bangkok. Ada berbagai cara untuk bisa menuju Asiatuique The Riverfront, bisa dengan taxi, atau naik Skytrain. Jika naik taxi, tinggal bilang saja sama sopirnya untuk diantar ke Asiatique.

Check in at Metro Resort Pratunam Hotel

Hotel ini terletak didaerah Pratunam berada tepat dipinggir jalan besar, dekat dengan kantor Duta besar Indonesia di Bangkok, dekat juga dengan Platinum Fashion Mall, dan Pratunam night market, disamping mall juga terdapat 7 eleven (kalau di Indonesia semacam Indomaret/alfamart) dan beberapa tempat thai – massage.

Boat Tour Chaophraya River & Wat Arun

Chao Phraya adalah sungai utama di Thailand dengan panjang sekitar 372 unnamed-8kilometer. Banyak ikon-ikon bersejarah kota Bangkok terletak di tepi sungai ini. Juga deretan hotel-hotel mewah berbintang lima, museum, dan gedung-gedung tinggi yang  terletak di pinggir sungai, serta  restaurant / cafe. Jika kamu ingin mengarungi Chao Pharaya secara exclusive atau dengan keluarga, kamu dapat mencharter long tail boat yang dapat menampung sekitar 6 orang hingga lebih seharga 1500-2000 baht selama sejam, termasuk melewati beberapa kanal. Disatu titik anda dapat memberi makan ribuan ikan dengan roti yang sudah disiapkan  dan dapat mampir di Wat Arun Temple.

Wat Arun disebut juga sebagai kuil fajar atau candi fajar terletak di distrik Bangkok Yai, kota Bangkok, di tepi barat sungai Chao Phraya yang sebetulnya merupakan tempat pemujaan terhadap Budha. Bangunan ini berusia lebih dari 200tahun terbuat dari porselen. Wat Arun merupakan tempat yang wajib di kunjungi wisatawan yang berkunjung ke Bangkok.

Berkeliling Wat Arun haruslah ektra hati-hati karena tangganya memiliki sudut yang sangat sempit dan memiliki tangga yang sempit dan cukup menukik. Namun, apabila telah sampai pada puncaknya, pemandangan yang sangat indah akan terlihat dengan jelas. Sebuah lukisan alami yang bisa dilihat dengan mata telanjang sebuah pemandangan aktivitas sungai Chao Phraya dan kota Bangkok.

Disekitar Wat Arun juga terdapat tempat penyewaan baju tradisional Thailand yang dapat digunakan untuk berfoto-foto ria. Selain itu diujung sebelah temple juga ada pasar yang menjajakan beberapa kaos, hiasan dinding, accesories khas thailand yang bisa digunakan untuk oleh-oleh tentunya dengan harga yang murah dan bisa ditawar. Dan uniknya beberapa penjual ditempat itu bisa berbahasa Indonesia, hehehe.

Tiket masuk ke Wat Arun termasuk murah sekitar 50 Bath atau dalam rupiah sekitar 15 ribu. Sedangkan jam operasional Wat Arun y.i 08.00-17.30 waktu Bangkok atau sama dengan WIB.

img_20150816_121109

Setelah Boat tour dan mengunjungi Wat Arun Temple, kita mampir di Asia Pataya Hotel terlebih dahulu untuk makan siang sebelum meneruskan wisata di Gems Factory.

Visit Gems Factory & Honey Bee

unnamed-10Gems Factory merupakan tempat pembuatan dan pengolahan batu-batu berharga yang dihasilkan Thailand hingga menjadi perhiasan siap pakai. Para pengunjung bisa membeli perhiasan tersebut serta kain-kain sutra asal negeri gajah putih ini. Begitu juga dengan Honey Factory, disini kamu akan diberi penjelasan mengenai produksi madu negeri Thailand dan berbagai hasil olahan yang terbuat dari madu seperti royal jelly, madu, bee pollen, es krim, balsem dan sebagainya. Buat kamu yang berkunjung ke Bangkok dengan menggunakan tur, kamu akan diwajibkan oleh pemerintah setempat untuk mengunjungi Gems Factory dan Honey Factory. Kedua tempat ini merupakan upaya pemerintah setempat untuk mengembangkan dan mempopulerkan produksi dalam negeri kepada wisatawan asing yang berkunjung ke Thailand.

3D Art in Paradise Museum

Bangkok Trickeye Museum ini memiliki banyak pilihan ruangan yang memiliki gambar yang mengesankan, gambarnya dibuat oleh seniman yang bisa menghadirkan efek gambar 3D dalam ruangan yang akan membuat pengunjung mengagumi apa yang ada di hadapannya. Harga tiket masuk di tempat ini sekitar 300 baht untuk orang dewasa, 200 untuk anak-anak. Lokasi  ini cukup ramai. Saat pengunjung tiba, pengunjung mungkin akan heran karena melihat begitu banyak adegan rumit di setiap ruangan dengan orang di mana-mana dan mereka sibuk mencari tempat terbaik untuk melakukan pose dengan gaya yang konyol. hoahahaha..

Madame Tussaud Museum

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Madame Tussauds Wax Museum dulunya bernama Siam Ocean World. Disini kamu bisa bertemu dengan tokoh-tokoh dunia. Museum lilin ini menyuguhkan konsep modern patung lilin, dimana pengunjung dapat menyentuh, memeluk, bermain, hingga membayangkan beradu peran atau berduet dengan tokoh kesayangan.

Di museum ini, pengunjung akan benar-benar menjadi saksi kejeniusan pembuatnya, dimana setiap karya dibuat sangat detail berikut latar belakang dekorasinya, ukuran badan, ketinggian para tokoh, dan tattoo jika tokoh asli benar-benar memilikinya. Patungnya tidak hanya diam saja, melainkan ada yang mengeluarkan suara seperti aslinya. Madonna misalnya,  mengeluarkan suara saat sedang menyanyi. Perlu diketahui juga, bahwa jumlah patung di museum ini mencapai 70 patung dan katanya akan terus bertambah. Harga tiket masuk di tempat ini jika dirupiahkan sekitar 260.000.

Shopping at MBK Mall

MBK Mall (Mah Boon Krong Mall)merupakan mall paling ramai di Bangkok, letaknya diseberang Siam Discovery Center. Pengunjung biasanya ke sini karena selain harganya yang murah-murah, mall ini menawarkan apa saja mulai dari baju, aksesoris, barang-barang elektronik, bermacam-macam pernak-pernik untuk oleh-oleh, dll.

Jadi jika kalian suka fashion, apalagi dengan harga terjangkau, MBK cocok untuk Anda. Kalian juga bisa mencoba tawar-menawar di beberapa tokonya. Kalo jago nawar, bisa dapet harga murah banget. Toko-toko baju biasanya letaknya di lantai satu, dua, dan tiga. Di lantai empat tersedia toko handphone dan alat-alat elektronik, sedangkan di lantai empat tersedia supermarket. Lalu di lantai lima dan enam, banyak tempat makan, jadi tidak perlu khawatir jika merasa kelaparan setelah shopping. Souvenir-souvenir khas Thailand bisa ditemukan di lantai enam. Dilantai tujuh ada tempat bowling, karaoke, dan bioskop.

Bangkok Street Food

Malamnya saya jalan-jalan disekitar area hotel sambil ngobrol-ngobrol sambil menikmati udara malam dan mengamati suasana di kota bangkok pada malam hari, selanjutnya kami mampir di sebuah toko makanan. Disitu saya membeli nasi ayam (kalau disana namanya apa yaa, aku lupa) harganya mulai dari 10 bath keatas. Karena penjualnya ga bisa pakai b. inggris apalagi b. indonesia (jelaslah), kita pun pesannya pakai b. isyarat, hoahahaha.

Kalau kalian kesana jangan kaget, karena disepanjang jalan banyak sekali tempat pijat dimana katanya kebanyakan juga digunakan sebagai tempat pijat plus plus (oowhhhemji #tutupmata). Btw.. kalau di Bangkok, jangan lupa nyobain Manggo sticky rice yaa. Karena lelah perjalanan akhirnya kita pulang menggunakan tuktuk (alat transportasi unik di Thailand, kayak bajaj gitu deh cm samping kanan dan kirinya lebih terbuka).

Jalan-jalan malam tersebut merupakan jalan-jalan penutup kami, sesampainya dihotel sekitar pukul 12.30 malam, kami segera nyicil untuk packing2, kemudian mandi, dan beristirahat, karena paginya kami harus checkout dari hotel dan tiba di Don Mueng jam 07.30 pagi untuk penerbangan pulang ke Indonesia.

Dan kami bersyukur sekali karena malaikat2 Tuhan berjaga2 disekeliling kami sehingga kami pulang sampai Indonesia dengan selamat, why? jadi setelah kami sampai bandara Adisucipto Jogja kami mendapat berita bahwa tepat setelah kami terbang meninggalkan bangkok, dua tempat yang sebelumnya kami kunjungi diserang oleh teroris (bom bangkok) yaitu di daerah Siam Paragon dan juga di Kuil Erawan. So.. sekali lagi puji Tuhan kami selamat sampai kota kami tidak kurang suatu apapun.

Jadi begitulah perjalanan kami selama 2 hari disana, menyenangkannn.. semoga suatu saat bisa kesana lagi atau ketempat lain yang juga ga kalah bagusnya, hehehe.. Owkeyy,  See you again Bangkok..

Iklan
Posted in: Informasi